Proyek Ecobrick dari Botol Plastik
Bulan lalu twins mendapat tugas membuat ecobrick dan pot dari galon air mineral bekas. Untuk ecobrick masing-masing anak harus membuat 2 botol, sementara pot dari galon termasuk tugas kelompok.
Twins mulai mengumpulkan sampah bekas snack, cemilan dan lain-lain. Agak repot karena berat ecobrick-nya nanti harus sekitar 325 gram per botol. Hmmm pedas deh tangan ya mengisi ecobrick sampai padat. 😅 Tapi ya sudahlah dikerjakan saja supaya cepat selesai. Dan ya lumayan seru ternyata!
Kemasan yang sudah digunting
Sampah tambahan karena kantong pertama kurang
Sebagian dari teman-teman pasti sudah tahu ya apa itu ecobrick? Tujuan utama pembuatan ecobrick tentu saja sebagai upaya untuk mengelola sampah kering agar bisa diubah menjadi barang yang lebih berguna, selain itu juga ada nilai ekonomis yang bisa kita dapat. Memanfaatkan limbah plastik untuk dijadikan pot bunga, pagar mini di sekeliling taman, bahkan bisa dijadikan meja mau pun kursi. Cantik sekaligus mengurangi limbah plastik sekali pakai.
Botol yang sudah dicat hijau
Botol plastik yang digunakan untuk membuat ecobrick umumnya berukuran 600ml sampai 1500ml. Biar lebih cantik, botol bekas air mineral atau minuman kemasan bisa kita beri cat dengan warna cerah.
Cara membuatnya juga mudah kok, asal sabar ya. Plastik bekas kemasan makanan, minuman sachet, bungkus mi dan lain-lain bisa kita bersihkan terlebih dulu dengan dicuci atau dilap. Kemudian setelah kering, gunting semua bekas kemasan dengan ukuran kecil agar mudah dimasukkan dan dipadatkan ke dalam botol plastik. Pastikan semua bagian botol terisi dan padat. Cek dengan cara ditekan. Jika masih ada angin yang keluar, atau botol plastik masih mudah gepeng, berarti ecobrick belum padat.
Beberapa contoh penggunaan botol kemasan untuk ecobrick yang saya ambil dari pinterest.
Source image: pinterest
Source image : pinterest
Source image: pinterest
Source image: pinterest










No comments for "Proyek Ecobrick dari Botol Plastik "
Post a Comment