The Shrunken Head (Curiosity House #1) - Lauren Oliver & H.C. Chester
Judul Buku : Curiosity House - The Shrunken Head
Penulis : Lauren Oliver & H.C. Chester
Penerjemah : Lulu Fitri Rahman
Penerbit : Nourabooks
Tahun Terbit : Oktober 2017
Tebal : 308 Halaman
ISBN : 9786023853106
"Kutukan itu akan menimpa kita berikutnya"
Source image: goodreads
Museum Aneh tapi Nyata Dumfrey katanya memiliki banyak benda-benda aneh yang berasal dari berbagai belahan negara di dunia. Yang terbaru adalah 'Kepala Mengerut' yang berasal dari Amazon yang kabarnya bisa mendatangkan kutukan bagi orang-orang yang melihatnya. Tak hanya itu, di museum tersebut juga ada para penampil dengan keahlian yang berbeda-beda yang tidak bisa dilakukan oleh orang-orang awam.
Philippa alias Pippa yang mampu membaca pikiran, Thomas dengan tubuh yang sangat elastis, Sam yang dapat menghancurkan apa saja dengan sekali sentuhan. Mereka bertiga adalah anak-anak yatim piatu (aneh) berbakat yang dirawat oleh Mr. Dumfrey. Lalu muncul Max, gadis dengan kemampuan melempar pisau yang sangat cepat dan selalu tepat sasaran.
"Apa artinya berbeda jika kita tidak bisa menjadi istimewa?"
Selain mereka, ada beberapa orang dewasa yang juga bekerja di museum tersebut. Ada Phoebe si wanita gemuk dan Hugo si pria gajah, Smalls si raksasa, Danny pria kerdil, Betty wanita berjanggut, Andrew manusia buaya, Goldini pesulap, Mrs. Fitch penjahit kostum, Mrs. Cobble sang juru masak, Portt yang bertugas bersih-bersih di museum. Serta Quinn dan Caroline.
Kekacauan terjadi setelah Mr. Dumfrey menampilkan kepala mengerut yang sontak membuat seorang penonton pingsan saat pertunjukan berlangsung. Mrs. Weathersby, wanita itu syukurnya sadar tidak lama kemudian. Namun keesokan harinya, ia ditemukan tewas terjatuh dari balkon dan beritanya muncul di koran. Bill Evans, reporter Daily Screamer menyebutnya sebagai Kutukan Kepala Suku Amazon. Ia terus mendesak agar Mr. Dumfrey mengizinkannya mewancarai anak-anak untuk berita Daily Screamer. Ia menyebut mereka sebagai anak-anak aneh. Tentu saja Mr. Dumfrey menolak dengan tegas. Bill Evans mengatakan bahwa Mr. Dumfrey memperbudak anak-anak dengan mempekerjakan mereka di museum yang nyaris bangkrut itu.
Belum selesai dengan berita kematian Mrs. Weathersby, kepala mengerut yang disimpan dengan sangat hati-hati tiba-tiba menghilang begitu saja. Mr. Dumfrey panik karena hanya itu satu-satunya benda yang dapat menarik minat penonton. Berbagai spekulasi muncul tentang siapa yang mencuri benda itu tanpa membobol museum?
Anak-anak curiga dengan Potts yang terakhir kali terlihat mondar mandir di tengah malam saat semua orang tertidur. Pippa, Max, Thomas dan Sams mengintip diam-diam dari dapur. Mereka sepakat bahwa ini perbuatan Potts dan Mr. Anderson.
Sore harinya tubuh Mr. Anderson, pemilik kepala mengerut yang menjualnya kepada Mr. Dumfrey ditemukan tergantung di ruangannya. Reginald, yang mengaku sebagai keponakan Mr. Anderson histeris melihat jenazah pamannya. Anak-anak merasa ada yang aneh dengan tanda di leher Mr. Anderson yang tidak terlihat seperti gantung diri, dan malah seperti dicekik oleh seseorang.
Keesokan harinya Potts ditemukan terbaring kaku di kamarnya di ruang bawah tanah, mati diracun. Polisi menahan Mr. Dumfrey atas tuduhan pembunuhan Potts. Anak-anak mencurigai Phoebe dan Hugo, meski tak yakin karena selama ini keduanya sangat baik. Lantas siapa pelaku sebenarnya? Atau kutukan kepala itu benar-benar terjadi?
Orang yang menikmati seluruh peristiwa ini adalah Bill Evans, sang reporter yang menghasilkan banyak uang dari koran yang ia tulis. Selain itu Reginald juga diduga terlibat dengan peristiwa ini.





No comments for "The Shrunken Head (Curiosity House #1) - Lauren Oliver & H.C. Chester"
Post a Comment