; Senam dan Tari Poco-Poco - SayaNaia

Senam dan Tari Poco-Poco

Hai, gimana hari ini? Masih sibuk dengan tugas-tugas harian dari sekolah? atau masih menyelesaikan pekerjaan kantor dari rumah? Semoga kita semua selalu dalam keadaan sehat ya. Aamiin. 😊

Beberapa waktu lalu anak saya mendapat tugas PJOK dari sekolah. Tahu kan akronim dari PJOK? Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan. Beda dengan zaman saya sekolah dulu, kalau dulu mata pelajaran ini namanya Penjaskes, Pendidikan Jasmani dan Kesehatan. Dan di zaman kakak saya dulu malah namanya Orkes alias Olahraga dan Kesehatan. Wah, banyak ya istilah-istilahnya.




Balik lagi soal tugas kemarin, ada pertanyaan yang bunyinya:

Lagu dan gerak poco-poco sering digunakan sebagai senam irama karena gerak dan iramanya...
a. sederhana dan kontinu
b. sulit dipelajari
c. menggunakan ketangkasan
d. cepat dan bersemangat

Lagu poco-poco memang biasa digunakan untuk mengiringi senam massal seperti senam aerobik misalnya. Karena nadanya riang dan liriknya asyik untuk didengar, pastinya bikin kita jadi semangat berolahraga kan?


Pencipta Lagu dan Gerakan Senam Poco-Poco

Lagu dan gerakan senam poco-poco ini dibuat oleh Arie Sapulette yang berasal dari Ternate, Maluku Utara. Kemudian lagu ini dinyanyikan oleh Jopie Latul, penyanyi yang populer di era '90 an. Awalnya memang lagu dan senam ini hanya dilakukan di dalam lingkungan militer. Namun sejak TVRI menayangkan senam ini pada tahun 1995 (cmiiw), senam ini mendapat sambutan yang baik. Dan pada akhirnya lagu ini sering sekali digunakan untuk kegiatan senam yang dilakukan secara massal.

Ternyata kata 'poco-poco' ini biasa digunakan oleh orang Ternate untuk menyebut bayi yang lucu dan menggemaskan. Tapi oleh penciptanya, 'poco-poco' di dalam lagu ini diibaratkan sebagai gadis cantik yang menggemaskan. Hmm, ternyata lagu ini dibuat tanpa sengaja. Saat itu Arie Sapulette terpikat pada seorang gadis yang sedang membawakan tarian tradisional Papua yaitu Yospan dan Wayase Ambon, pada saat beliau sedang menghadiri sebuah acara. Wah jadi penasaran ya siapa gadis cantik yang beruntung itu? 


Awalnya gerakan senam atau tari poco-poco yang dilakukan oleh tentara ini sangat sederhana. Yakni ke kiri sebanyak 2x, ke kanan 2x, lalu mundur dan berputar, dan tangan seolah-olah sedang memegang senapan. Gerakan senam ini dilakukan dengan riang. 


Namun seiring berjalannya waktu, gerakan senam dan tarian poco-poco ini mulai dikombinasikan dengan gerakan tarian tradisional Indonesia seperti gerakan memanah khas Papua, maupun tarian modern. 


Walaupun sudah mengalami banyak perkembangan dalam gerakan seperti yang digunakan pada saat senam aerobik, gerak senam dan tarian poco-poco saat ini tetap tidak meninggalkan gerakan dasar. 


Tarian ini pernah diikutsertakan untuk memecahkan Guinness World Record, pada saat menyambut ulang tahun kemerdekaan Indonesia yang ke-73, yakni di tahun 2018 yang lalu. Tarian ini juga pernah dibawakan dalam acara Diaspora Indonesia seperti di negara Taiwan, Republic Dominica dan yang terbaru di Paris Perancis pada tahun 2019.


Lirik lagu Poco-poco

Balenggang pata-pata
Ngana pe goyang pica-pica
Ngana pe bodi poco-poco

Cuma Ngana yang kita cinta

Cuma Ngana yang kita sayang
Cuma Ngana suka bikin pusing

Ngana bilang pikana sayang

Rasa hati ingin berdendang
Jauh, Kiga-kiga

Biar Pika ngana pe bayang
Biar biking layang-layang
Cuma ngana yang kita sayang

Semoga tulisan ini bermanfaat, jangan lupa tetap belajar ya walaupun kita harus diam di rumah saja. Tetap sehat dan semangat ya, bye..
Naia Djunaedi
Naia Djunaedi ex Radio Script Writer, ex Journalist, Booklover, Blogger yang tersesat megap-megap setelah multiply diberangus...

4 comments for "Senam dan Tari Poco-Poco"

  1. Wah, jadi ingat masa KKN dulu, biasa pagi-pagi udah hidupin lagu tu

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pasti lah, kan kknnya cuma sekali, jadi kenangannya terasa banget

      Delete
    2. iya ya, kenangan masa muda.. jadi kangen kuliah lagi.. hehehe

      Delete

Post a Comment

Berlangganan via Email