; The Storied Life of A.J. Fikry - SayaNaia

The Storied Life of A.J. Fikry

Judul Buku   : The Storied Life of A.J. Fikry
Penulis         : Gabrielle Zevin
Penerjemah  : Eka Budiarti
Penyunting   : Rosi L. Simamora
Penerbit       : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2017
Tebal           : 280 Halaman
ISBN           : 978-602-03-7581-6



A.J Fikry baru saja kehilangan istri dan calon bayinya karena sebuah kecelakaan ketika mengantar seorang pengarang setelah acara di toko buku miliknya. Sejak saat itu ia mulai minum minuman keras hingga mabuk. A.J juga kerap kehilangan kesadaran diri entah apa penyebabnya. Suatu kali ia mabuk dan lupa mengunci pintu tokonya, lalu keesokan paginya ia melihat kotak kaca tempat di mana ia menyimpan 'Tamerlane', buku kumpulan puisi karya Edgar Allan Poe edisi terbatas dan sangat langka miliknya telah dicuri. Segera saja ia melapor ke kepolisian setempat dan bertemu dengan Lambiase, seorang kepala polisi yang menjadi sahabatnya di kemudian hari.

Suatu malam, seperti biasa A.J. berlari dan meninggalkan tokonya, Island Books, tanpa di kunci. Kemudian setelah kembali dari berolahraga, ia mendapati pintu tokonya terbuka lebar. A.J. memeriksa setiap sudut toko dan tidak ada yang hilang, lalu di bagian buku anak dan remaja, ia menemukan seorang bayi perempuan berusia 2 tahun yang sedang duduk dengan buku Where the Wild Things Are, buku cerita bergambar untuk anak-anak. Matanya berwarna bitu cornflower, rambutnya sangat ikal dan lebat berwarna cokelat terang, bayi yang sangat cantik. A.J. mencoba bertanya padanya dan anak tersebut menyebutkan namanya "Maya", ibunya meninggalkan pesan dan tas berisi kebutuhan Maya. Ibunya menyatakan di dalam kertas bahwa Maya berusia 25 bulan dan sangat cerdas. Ibunya berharap Maya bisa tumbuh menjadi anak yang gemar membaca di bawah pengasuhan A.J. karena ibunya sangat putus asa untuk memberitahu ayah kandung Maya yang sulit dijumpainya.

A.J kembali ke kantor polisi untuk melaporkan bahwa anak tersebut sengaja ditinggalkan oleh ibunya di dalam toko milik A.J. Sementara polisi akan menyelidiki dan mencari ibu Maya, A.J akan mengurus anak itu. Beberapa hari berikutnya ketika salju tidak lagi turun dan mulai mencair, ditemukan sesosok mayat yang terdampar di sebidang kecil lahan di dekat mercusuar. Wanita tersebut bernama Marian Wallace, dan sudah dapat dipastikan bahwa ia adalah ibu dari Maya.

Pada awalnya A.J. sangat kerepotan mengurus bayi itu sendirian, tetapi ketika detektif mendatangi tokonya dan bertanya soal Maya, A.J. merasa bahwa ialah orang yang paling tepat untuk merawat dan membesarkan Maya. A.J. tidak ingin Maya jatuh ke tangan orang tua asuh yang nantinya hanya menyia-nyiakan bakat dan kecerdasan Maya. Akhirnya setelah beberapa kali pertemuan disertai dengan pesan yang ditinggalkan oleh ibu Maya, yang menginginkan A.J. untuk merawatnya, hak asuh atas Maya pun jatuh ke tangan A.J.

Seiring waktu berlalu dan seiring dengan seringnya ia bertemu dengan Amelia, wanita yang bekerja sebagai wiraniaga sebuah penerbitan, A.J. merasakan bahwa ia jatuh cinta kepada Amelia. Padahal pada awal pertemuannya dengan Amy, A.J. bertindak sangat kasar kepada wanita yang bekerja menggantikan posisi Harvey, wiraniaga yang biasa menawarkan koleksi buku dalam tiap-tiap musim dari penerbit tersebut. A.J. harus menahan kecewanya ketika ia mengetahui bahwa Amy sudah memiliki seorang tunangan. 

Saya menyukai buku ini, Zevin menggambarkan situasi di dalam toko begitu nyata. Bagaimana dengan karakter A.J. yang keras kepala lalu berubah drastis menjadi begitu penyayang setelah ia bertemu Maya, anak angkatnya. Bagaimana akhirnya A.J. bisa merasakan jatuh cinta lagi setelah bertahun-tahun bertahan hidup tanpa pasangannya. Penggambaran kehangatan kasih sayang antara ayah dan anak perempuannya yang begitu manis. 

Ada satu kalimat yang saya percayai dalam buku The Storied Life of A.J. Fikry ini 🙈, "Terkadang buku-buku tidak menemukan kita hingga saat yang tepat." Ya, saya selalu percaya bahwa buku itu seperti jodoh, dia akan datang kepada kita di saat yang tepat.

Naia Djunaedi
Naia Djunaedi ex Radio Script Writer, ex Journalist, Booklover, Blogger yang tersesat megap-megap setelah multiply diberangus...

No comments for "The Storied Life of A.J. Fikry"

Berlangganan via Email