Life of Pi - Yann Martel
Judul Buku : Life of Pi
Penulis : Yann Martel
Penerjemah : Tanti Lesmana
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Juli 2017 (cetakan ke IX)
Tebal : 448 Halaman
ISBN : 9789792289008
"When you've suffered a great deal in life,
each additional pain is both unbearable and trifling."
Pi Patel, pemuda India yang ramping terjebak di lautan, terombang ambing di sebuah sekoci bersama seekor harimau selama berbulan-bulan. Richard Parker adalah harimau Royal Bengal dengan tubuh raksasa seberat 225 kilogram adalah salah satu hewan yang dipelihara oleh keluarga Pi di Kebun Binatang milik keluarganya di India.
Kebun binatang itu merupakan bagian dari Kebun Raya Pondicherry, wilayah kecil yang masuk ke dalam The Union of India di tahun 1954. Pada saat itu peluang menjalankan bisnis kebun binatang cukup menjanjikan. Di kebun yang sangat luas itu juga ada berbagai jenis tanaman seperti flamboyan, jacaranda, pohon mangga dan banyak lagi.
“Life will defend itself no matter how small it is.”
Pi pandai berenang sejak kecil. Orang tuanya memberi nama Piscine Molitor Patel, persis seperti nama sebuah kolam renang di Paris. Nama yang cukup unik, apalagi kedua orang tuanya tidak ada satu pun yang bisa berenang. Pi diajari berenang oleh Mamaji (paman) tiga kali seminggu. Mungkin saja orang tua Pi berharap ia menjadi seorang perenang olimpiade?
Pi anak yang cukup cerdas, ia terus mencari kebenaran di dalam semua ajaran agama yakni hindu, kristen, Islam. Pi tertarik untuk dibaptis juga menjalankan shalat. Ia memiliki keyakinan bahwa kedua agama itu sama, karena sama-sama menyebut Allah sebagai tuhan mereka. Ini tentu saja membuat ayah dan ibunya bingung.
"Hindus, in their capacity for love, are indeed hairless Christians, just as Muslims, in the way they see God in everything, are bearded Hindus, and Christians, in their devotion to God, are hat wearing Muslims.”
Ayah Pi menjual kebun binatang miliknya dan berencana untuk berlayar ke Canada. Hewan-hewan tersebut dibeli oleh Kebun Binatang Lincoln Park, Kebun Binatang Minnesota dan beberapa akan dikirim ke Los Angeles, Louisville, Oklahoma, dan Cincinnati. Mereka sekeluarga, termasuk Ravi (kakak Pi) akan menyebrangi lautan membawa serta hewan-hewan untuk diantarkan langsung ke para pembeli di Amerika.
Dan perjalanan yang awalnya menyenangkan, menjadi tragedi besar dalam hidup Pi. Tsimtsum, kapal barang yang mengangkut mereka tenggelam di Samudera Pasifik. Satu sekoci berhasil diturunkan membawa seekor hyena, zebra, orang utan dan harimau Bengal. Pi adalah satu-satunya manusia yang berada di sekoci tersebut. Apakah Pi mampu bertahan hidup di tengah lautan bersama hyena dan harimau yang liar?


No comments for "Life of Pi - Yann Martel"
Post a Comment