; Kembar oh Kembar - SayaNaia

Kembar oh Kembar

Saya mau cerita tentang kelakuan anak kembar saya. Jadi semingguan kemarin saya sibuk dengan urusan pesanan aksesoris. Kok bisa? Nah ini, tiba-tiba aja wali kelas si kembar telepon saya dan nanya 

Ibu Guru: "Mom, kira-kira kapan ya pesanannya jadi? Karena sebentar lagi anak-anak wisuda"

Saya : "Pesanan apa ya bu?"

Ibu Guru: "Merdu dan Rindu belum sampaikan ya? Saya pesan gelang dan gantungan kunci untuk anak-anak di kelas."

Saya : (mikir keras) "Oh jadi beneran ya bu guru pesan gelang 10? Saya kira becandaan anak-anak aja"

Ibu Guru: "Betul, Mom. Kemarin saya bicara sama Rindu, katanya iya. Dan saya minta ditambahkan gantungan kunci juga untuk anak sholeh"

Saya : "Gantungan kunci kayak apa ya bu?"

Ibu Guru: "Terserah mom aja, saya ikut, yang penting lucu buat anak-anak"

Saya nge-blank, bingung ๐Ÿ˜† Ya Allah untung pesanan lukisan sudah selesai semua. Gak kebayang kalau harus ngejar semua barengan. Setelah mikir panjang, Alhamdulillah semua selesai sebelum batas waktu dari bu guru. 




acrylic keychains

bracelet beads

bracelet beads



Saya langsung bilang ke anak-anak supaya jangan asal open order tanpa nanya dulu ke saya. Karena takutnya saya sedang banyak kerjaan rumah, sementara rasanya sayang kalau ditolak. Nah ini juga awalnya mereka yang membuat sendiri, kembar open order gelang ke teman-teman perempuan di kelasnya. Dan laku! Alhamdulillah ๐Ÿ˜†. Tapi begitu pesanan membludak, mau gak mau saya yang harus turun tangan. Dan yang open PO ini ternyata cuma Rindu, sementara kembarannya, Merdu gak tau apa-apa. 

Sampai rumah, Merdu ngomel-ngomel dan bilang kalau adiknya asal terima pesanan tapi gak diskusi dulu sama dia ๐Ÿ˜†. Bisa dibilang Merdu ini yang eksekusi, Rindu tim pemasaran (dan merangkap bantu bikin gelang juga). Mau marah tapi lucu, ya Allah. Makanya begitu pesanan semakin banyak, semakin bingung lah dia, ujung-ujungnya ngambek. ๐Ÿ˜†



hairband by Twins

bracelet and necklace beads by twins



Begitulah ya ๐Ÿ˜ ada aja kelakuan si duo 7 tahun yang bikin mamanya pusing tapi mau gimana lagi? Harus lebih sering diingatkan untuk diskusi dulu sebelum bertindak sendirian. 








Naia Djunaedi
Naia Djunaedi ex Radio Script Writer, ex Journalist, Ibu dari 3 orang anak, Bookworm, Senang menonton drama dan film, Ambivert, Senang menertawakan kehidupan, Terlahir dengan wajah jutek dan aslinya memang galak sih.. Hehehehe

14 comments for "Kembar oh Kembar "

  1. Wuih kecil "si kembar udah jago jualan dan memasarkan๐Ÿ˜..lucu"mbak Naia pernak perniknya..ternyata kreatif juga yaa mbknya...sekaligus menghasilkan tanpa harus keluar rumah๐Ÿ‘.

    ReplyDelete
  2. Saya berhasil menerjemahkan posting Anda. Saya tersenyum karena saudara kembar Anda sangat lucu, terkadang semua anak lucu. Salam.

    ReplyDelete
  3. Gelangnya cantik, tingkah si kembarnya menggelitik. He he ...

    ReplyDelete
  4. Gelang dan gantungan kuncinya lucu-lucu, Mbak. Pasti anak-anak suka dengan benda-benda itu.
    Salut Mbak, anak-anak sudah diajarkan berwiraswasta. Saya pikir ini satu pembekalan yang bermanfaat bagi masa depan anak-anak kembar kesayangan.

    Salam,

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu terjadi begitu saja, pak... hehehe, mereka iseng berjualan dan ternyata malah jadi senang karena bisa terima uang hasil penjulannya sendiri

      Delete
  5. Weeeh lucu lucu mba gelang nya. Keren juga anak nya kecil2 udah jago jualan walaupun ujung ujungnya mba juga yang pusing wkkw

    Saya dulu juga sejak SD sudah jualan. Jadi di rumah saya ada warung, dan sebelum berangkat, saya dibekali permen oleh nenek saya. Sampe sekolah, permennya saya jual,wkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduh wkwkwk mantap juga sih, lumayan uangnya buat jajan

      Delete
  6. amboiiiii kecik kecik lagi dah pandai bisnes... tapi yang kena kerja keras... mamanya laa๐Ÿ˜

    ReplyDelete
    Replies
    1. hihihi iya kak, di sekolah baru pun mereka sudah berpikir untuk kembali bisnes.. aduhai mamanya pusing

      Delete

Post a Comment