; Akrab dengan E-Learning untuk Belajar Daring - SayaNaia

Akrab dengan E-Learning untuk Belajar Daring

Halo, apa kabar? Saat ini Indonesia masih belum juga menunjukkan tanda-tanda bahwa pandemi covid-19 akan segera berakhir. Semua terkena dampak, begitu pula dengan situasi belajar mengajar. Jujur saja saya mengakui bahwa saya agak kelelahan dengan masalah belajar daring (dalam jaringan / online), padahal anak saya yang bersekolah baru 1 saja, si sulung. Sementara adik-adiknya belum jadi saya daftarkan ke taman kanak-kanak.

Metode yang dipakai pun berubah-ubah dalam beberapa bulan belakangan, awalnya hanya mengirim tugas berupa foto dan video melalui whatsapp, kemudian bergeser menggunakan google classroom dan pertemuan belajar mengajar melalui aplikasi zoom, lalu berganti menggunakan google meet. Dan Alhamdulillah di kelas 5 ini, sudah mulai diterapkan belajar mengajar melalui e-learning alias belajar melalui media elektronik. 



Pada awal penggunaannya, mungkin masih banyak dari kita yang bingung bagaimana cara untuk masuk ke dalam laman e-learning, tapi lama kelamaan kita akan terbiasa dan malah metode ini yang paling simpel bagi saya pribadi. Ini menurut saya pribadi lho ya, ketimbang repot-repot mengirimi pesan ke nomor whatsapp masing-masing guru bidang studi. 😅

Sebelum mencoba untuk login, jangan lupa cek dengan benar link atau laman website yang digunakan oleh sekolah anak-anak kita. Lalu perhatikan username dan password yang sudah diberikan dari pihak sekolah, seperti username anak saya kemarin menggunakan kode NISN dari sekolah. Untuk memudahkan proses belajar mengajar di hari-hari selanjutnya bisa kita klik kolom remember me / ingatkan saya. 

Setelah berhasil masuk, akan ada panduan bagaimana cara menggunakan e-learning ini. 




Selanjutnya akan ada bar dengan keterangan forum madrasah / sekolah, kelas online, notifikasi, tugas kelas, dll.  Biasanya notifikasi akan muncul tiap kali bapak / ibu guru memberikan tugas, tetapi bisa juga kita melihat langsung tugas apa saja dengan menekan bar kelas online. Di dalam kelas online berisi timeline kelas, bahan ajar, tugas pengetahuan, tugas keterampilan, ulangan CBT, bahkan rekap nilai. Jadi kita bisa cek nih nilai anak kita sudah aman alias berada di atas standar nilai ketuntasan minimal atau belum. 




Tapi jangan lupa untuk mengisi absensi dengan menekan bar konfirmasi kehadiran dalam timeline kelas online masing-masing bidang studi yang sedang berlangsung di hari itu. Agak repot ya karena harus absen satu-satu. Hehhehe, tapi nanti lama-lama akan terbiasa kok.



Nah untuk mengirimkan tugas akan ada pilihan berupa foto atau video, dan berupa link (bisa menggunakan link dari google drive maupun akun YouTube milik anak kita). Jangan lupa nih ukuran foto dan video tidak lebih besar dari 100 MB, dan untuk mengirim tugas berupa foto juga hanya bisa satu kali saja. Jadi kalau kebetulan tugas anak ada beberapa lembar terpisah, bisa kita jadikan kolase terlebih dulu dengan menggunakan aplikasi yang tersedia di telepon selular maupun di PC. Barulah setelah itu bisa kita kirimkan dengan aman, dan ingat sekali lagi untuk memperhatikan ukuran foto dan video yang akan kita kirim.

Bagi sebagian orang mungkin agak ribet ya, tapi percaya deh kita bisa mahir menggunakan e-learning ini. Tapi kendalanya koneksi internet kita harus stabil ya. Kalau bagi saya, pengunaan e-learning membuat anak lebih disiplin untuk menyelesaikan tugas-tugasnya tepat waktu. Demikian. Semoga informasi ini bermanfaat ya, dan semoga tidak ada lagi drama ibu-anak selama belajar daring. Tetap semangat ya belajar dari rumah. Salam Manis 💓






Naia Djunaedi
Naia Djunaedi ex Radio Script Writer, ex Journalist, Booklover, Blogger yang tersesat megap-megap setelah multiply diberangus...

No comments for "Akrab dengan E-Learning untuk Belajar Daring"

Berlangganan via Email