; Small Great Things - SayaNaia

Small Great Things

Judul Buku     : Small Great Things
Penulis           : Jodi Picoult
Penerjemah    : Kartika Sofyan
Penyunting     : Shara Yosevina
Penerbit         : Bhuana Ilmu Populer
Tebal             : 604 Halaman
ISBN             : 978-602-394-743-0



Ruth Jefferson, seorang perawat persalinan keturunan Afrika-Amerika yang telah mendedikasikan 20 tahun hidupnya sebagai perawat profesional di sebuah rumah sakit bernama Mercy-West Haven. Ia memiliki seorang anak laki-laki dan bertindak sebagai ibu tunggal setelah suaminya meninggal dunia ketika sedang menjalani tugas militer di luar negeri. Putranya, Edison, merupakan siswa teladan yang sedang mendaftar ke perguruan tinggi. Ruth dan Edison tinggal di rumah mungil di kawasan tenang yang kebanyakan dihuni oleh kaum kulit putih.

Hidupnya tiba-tiba berubah setelah ia bertemu dengan pasangan Brittany dan Turk Bauer, yang belakangan diketahui sebagai penggerak supremasi kulit putih. Brit melahirkan anak laki-laki di rumah sakit tempat Ruth bekerja, Davis Bauer. Tiba waktu Ruth untuk melakukan kunjungan ke kamar pasien untuk pengecekan rutin yang biasa dilakukan pada bayi baru lahir. Ruth mengunjungi bayi Davis untuk memastikan kondisinya baik-baik saja karena berdasarkan catatan ibu dari bayi tersebut mengalami diabetes gestasional. Tetapi ketika ia memeriksa Davis, terdengar bunyi desir yang berasal dari jantungnya, Ruth menyadari ada yang salah dengan bayi Davis. 

Namun, ketika Ruth selesai memandikan Davis dan mengulurkan tangan untuk mengatur posisi bayi itu agar bisa menyusu kepada ibunya, Brittany menjauh dan tiba-tiba saja Turk meminta Ruth untuk menjauhi istri dan anaknya. Segera saja Turk meminta kepada atasan Ruth, Marie, agar Ruth tidak lagi menyentuh Davis "Aku tidak mau siapa pun yang mirip seperti dia menyentuh putraku". Kenyataannya Ruth adalah satu-satunya perawat keturunan Afrika-Amerika di rumah sakit tersebut. Segera setelah kejadian itu, ada catatan tambahan pada map data pasien milik Davis "PETUGAS AFRIKA-AMERIKA TIDAK BOLEH MERAWAT PASIEN INI".

Ruth tidak lagi menangani Davis, namun ketika ia berada di ruang bayi, tiba-tiba saja Corrine, rekan sesama perawat mendapat panggilan darurat untuk membantu menangani pasien bersalin lainnya. Saat itu Corrine sedang bertugas mengawasi kondisi Davis yang baru saja selesai disunat. Karena tidak ada perawat lain yang bebas tugas hari itu, Corrine meminta Ruth mengawasi Davis. Namun saat Corrine pergi, Ruth melihat kulit tubuh Davis yang membiru, Davis mengalami henti nafas. Ruth berada dalam keputusan sulit apakah ia harus bertindak sesuai dengan sumpahnya sebagai perawat yang akan melayani pasien dengan baik dan itu berarti ia juga melanggar aturan bahwa ia tidak boleh menyentuh bayi itu. Atau haruskah ia diam saja tidak melakukan apa-apa untuk menuruti perintah atasannya?

Lalu dokter, perawat dan hampir seluruh petugas medis memenuhi ruangan bayi tersebut. Ruth diminta untuk membantu melakukan kompresi jantung pada bayi itu, namun nyawa bayi itu tidak tertolong. Turk yang sejak awal membenci Ruth karena warna kulitnya, menuduh Ruth sengaja membunuh bayinya karena dendam. 

Ruth dijebloskan ke penjara dan diizinkan untuk menyewa pengacara. Di persidangan, Ruth bertemu dengan Kennedy McQuarrie, seorang pengacara berkulit putih. Kennedy berusaha membuktikan bahwa Ruth tidak bersalah dan penyebab kematian Davis adalah murni karena kondisi kesehatan bayi itu sendiri. Sementara Ruth ingin membuktikan bahwa ia dituduh membunuh hanya karena warna kulitnya, ia ingin hukum bisa berlaku adil tanpa memandang warna kulit. 

Saya menyukai novel ini, seperti biasa, Jodi Picoult menjabarkan tugas-tugas dari tokoh utama di bukunya dengan sangat seksama. Isu rasisme diangkat dengan cukup baik di buku Small Great Things ini. Bahwa selama ini banyak orang yang berprasangka kepada orang lain hanya dengan memandang warna kulitnya, dari mana ia berasal, apa agamanya. Saya merekomendasikan buku ini kepada Anda semua. Selamat membaca 😊



Naia Djunaedi
Naia Djunaedi ex Radio Script Writer, ex Journalist, Booklover, Blogger yang tersesat megap-megap setelah multiply diberangus...

No comments for "Small Great Things"

Berlangganan via Email